Database Configuration CodeIgniter for Oracle

Ini adalah contoh script database.php di folder config CodeIgniter untuk Oracle Database.

<?php
defined('BASEPATH') OR exit('No direct script access allowed');
$active_group = 'default';
$query_builder = TRUE;
$db['default'] = array(
'dsn' => 'oci:dbname=//IP:PORT/IBSIBASE;charset=UTF8',
'hostname' => '',
'username' => 'programmer',
'password' => 'pwdProgrammer',
'database' => '',
'dbdriver' => 'pdo',
'dbprefix' => '',
'pconnect' => FALSE,
'db_debug' => (ENVIRONMENT !== 'production'),
'cache_on' => FALSE,
'cachedir' => '',
'char_set' => 'utf8',
'dbcollat' => 'utf8_general_ci',
'swap_pre' => '',
'encrypt' => FALSE,
'compress' => FALSE,
'stricton' => FALSE,
'failover' => array(),
'save_queries' => TRUE
);

oci = untuk konek ke Oracle Server
IP:PORT = tulis ip server oracle beserta port-nya
UTF8 = samakan charset dengan server oracle

diclient harus install driver oci juga untuk menjembatani ke server (oracle instant client)
tentunya php harus ter-install driver oci/pdo_oci di server

tentu harus kerjasama dengan sys-admin untuk bisa terkoneksi dengan baik ke Oracle.
banyak tutorial di internet/youtube tentang bagaimana cara pakai Database Oracle di CodeIgniter, silakan dicoba satu-satu.
Pelaku Pencabulan Ar Masih di Bawah Umur, Polisi Gandeng BAPAS dan KPAI

KORAN KOTA, CILEDUG - Tergolong anak-anak dan masih di bawah umur, pelaku pencabulan Ar (21) mahasiswa asal Tangerang, Jakarta Selatan akan mendapatkan perlakukan khusus selama menjalani pemeriksaan.
Pihak Kepolisian pun bekerjasama dengan Balai Pemasyarakatan (BAPAS) dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk menjaga hak anak-anak.
Hal tersebut dimaksudkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono untuk menjaga hak anak-anak. Sehingga, walaupun delapan anak, yakni SF (12), FR (7), EG (5), BK (5), IK (6), RD (7), dan HR (10) serta seorang anak, DF (8) yang bertugas menjaga saat pencabulan terjadi telah ditetapkan sebagai tersangka, hak anak yang diatur dalam Undang-undang Perlindungan Anak tetap terjaga.
"Ada perlakuan khusus yang diberikan kepada pelaku, karena mereka, baik korban dan pelaku tergolong masih anak-anak. Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Metro Jakarta Selatan akan bekerjasama dengan BAPAS dan KPAI dalam kasus ini," ungkapnya kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya pada Jumat (08/11).
Tidak hanya itu, lanjutnya, selama menjalani pemeriksaan, seluruh pelaku yang diketahui merupakan teman sepermainan Ar pun akan didampingi oleh orangtuanya masing-masing. Hal tersebut pun katanya sesuai dengan prosedur tindak pidana anak sesuai dengan Undang-undang Perlindungan Anak.
"Sanksi yang diberikan akan dikenakan sesuai dengan Undang-undang Perlindungan Anak. Kasus ini masih di dalami," jelasnya.
Seperti diketahui sebelumnya, Ar (21) bocah asal Tangerang, Jakarta Selatan menjadi korban pencabulan tujuh orang teman sepermainannya di sebuah rumah kosong dekat rumah orangtuanya pada Minggu (6/11) sekira pukul 14.00 WIB.
Kejadian tersebut terkuak setelah Ar yang mengalami demam sejak tiga pekan lalu diperiksa dokter klinik dekat rumahnya. Diketahui jika organ intim Ar mengalami perlukaan dan infeksi akibat benda tumpul.
Orangtua yang menanyakan kepada Ar soal luka pada kelaminnya tersebut akhirnya mengaku kalau bocah perempuan itu dicabuli tujuh orang teman sepermainannya, yakni SF (12), FR (7), EG (5), BK (5), IK (6), RD (7), dan HR (10) serta DF (8) yang bertugas menjaga saat pencabulan terjadi.
    1. Mengapa perusahaan perlu mengembangkan datawarehouse ?
Jawab :
Ø  Persaingan antar perusahaan membuat perusahaan berkembang. IT adalah aspek yang penting untuk menunjang perkembangan perusahaan.
Ø  Diperlukan informasi untuk menentukan perkembangan perusahaan, agar perusahaan berkembang kearah yang benar dan dapat bersaing dengan kompetitor.
Ø  Informasi diperoleh dari unit kerja perusahaan yang luas. Perusahaan besar memiliki banyak unit kerja yang kemungkinan memiliki karakteristik beragam.
Ø  Informasi yang didapat digunakan untuk mengambil keputusan. Informasi yang diperoleh diolah menjadi sederhana sehingga mempermudah analisa dalam menunjang pengambilan keputusan.

2. Jelaskan perbedaan datawarehouse dengan data operasional dari berbagai aspek ?
Datawarehouse :
Ø  Bersifat tetap
Ø  Beorientasi Subjek
Ø  Input dari berbagai sumber data
Operasional :
Ø  Dinamis, transaksi setiap saat
Ø  Beorientasi Objek
Ø  Operasional


3.Saat mengembangkan datawarehouse, kita perlu menentukan requirement perusahaan. Jelaskan hal yang perlu dipahami saat menentukan requirement perusahaan ?
Yang perlu diperhatikan diantaranya:
§   Kondisi bisnis
§   Kondisi data

Memahami Kondisi Data: data merupakan pilar data warehouse, sehingga perlu diperhatikan “kesehatan” melalui beberapa indikator berikut:
Ø  Sering ditemui duplikasi data
Ø  Sulit menarik data dari sistem yang berbeda secara bersaman
Ø  Sering terjadi miskomunikasi antara laporan yang diminta dan dihasilkan
Ø  Sering ditemukan data yang salah / perlu dikoreksi
Ø  Waktu untuk mendapatkan data lama
Ø Akurasi sering dipertanyakan
Ø Tidak ada dokumentasi bagaimana data disimpan dan apa arti data tersebut

Memahami Kondisi Laporan:
Ø   Mengetahui lingkungan dan pengguna laporan
Ø   Mengetahui informasi apa yang disampaikan
Ø   Mengetahui kapan laporan disampaikan
Ø   Mengidentifikasi teknologi apa yang digunakan


 4.Sebutkan dan kelaskan urutan proses pada proyek pengembangan datawarehouse ?

Ø  Menentukan business requirement dan scope - Output: BRD
Ø  Menentukan teknikal design – Output FSD
Ø  Development (desain, ETL) – Output : Sistem
Ø  SIT (System Integration Setting) – Output: SIT Dock & evidence
Ø  UAT (User Acceptance Test) – Output: UAT document
Ø  Migration – Output: Migration Rundown
Ø  Support

5.Jelaskan mengenai granularity pada datawarehouse ?
Granularity adalah tingkat kedetailan atau rangkuman setiap unit data di dalam datawarehouse.
 Direksi hanya ingin mengetahui informasi penjualan naik atau turun
Ø Pemimpin perusahaan perlu informasi produk yang terjual di setiap daerah dalam satu tahun
Ø Manager penjualan perlu melihat penjualan dari bulan ke bulan

6.Mengapa dilakukan dernomalisasi pada datawarehouse ?
Ø Denormalisasi menggabungkan beberapa table menjadi satu table






Ø Dengan truktur data yang telah denormalisasi proses read data menjadli lebih efisien

§  Pada gambar berikut , adalah hasil denormalisasinya



7. Apa yang dimaksud dengan starjoin, bagaimana karakteristiknya ?
Apakah ada struktur selain star join ?
Skema Star Join Adalah sebuah rancangan tabel dalam database multidemensional yang dimana tabel dimensi yang terhubung langsung pada fact (tabel fakta) datawarehouse menyerupai bentuk bintang. 
Ø Pada star join seluruh dimension terhubung langsung pada tabel fakta
Ø Tabel dimension tidak bertinigkat (hanya satu level)
Ø Tabel fakta memiliki seluruh key join dengan tabel dimensi
Ø Akses lebih cepat
Ø Media penyimpanan lebih hemat

Ada, Skema Snowflake, Fact constellations

8.Jelaskan mengenai Data mart pada datawarehouse ?

Ø  Sebuah data mart adalah access layer dari environtment data warehouse yang digunakan untuk mengeluarkan bagi pengguna.
Ø  Data mart adalah subset dari data warehouse yang biasanya berorientasi pada lini bisnis tertentu.
Ø  Data mart adalah irisan kecil dari data warehouse. Sedangkan data warehouse memiliki kedalaman yang lebar
Ø  Informasi dalam data mart berkaitan dengan departemen tunggal.
Ø  Biasanya, masing-masing departemen, unit bisnis atau subjek dianggap sebagai pemilik data mart.
Ø  Hal ini memungkinkan setiap departemen / subjek untuk menggunakan, memanipulasi dan mengembangkan data mereka dengan cara apapun yang diinginkan tanpa mengubah informasi dalam data mart atau data warehouse.
Ø  Datamart memnungkinkan untuk menjawab pertanyaan rumit tentang bisnis perusahaan dengan lebih cepat dari data base relational.

Alasan membuat data mart :
Ø  Mudah dalam mengakses data yang sering digunakan
Ø  Mempermudah menyajikan informasi berdasarkan sudut pandang suatu subjek
Ø  Mudah dibuat
Ø  Mempermudah bisnis user untuk mengakses data yang mereka inginkan
Ø  Menyimpan data yang potensian dan akurat

9.  Jelaskan teknik populasi data pada Data Warehouse! Apa yang dimaksud dengan EPL?

Populasi data pada data warehouse menggunakan ETL

Keunggulan ETL :
Ø  Dapat mengatur waktu populasi data
Ø  Melakukan populate data dari berbagai jenis DBMS
Ø  Mudah melakukan pemantauan saat melakukan populasi data

ETL adalah Proses ETL (Extraction, Transformation, Loading) merupakan proses yang harus dilalui dalam pembentukan data warehouse
Ekstrak
Ø  Menarik data dari berbagai sumberdata
Ø  Tempat dilakukan cleansing
Ø  Penyeragaman format
Ø  Dilakukan di staging
Ø  Tidak disimpan dalam waktu yang lama

Transform
Ø  Mengubah natural key menjadi surrogate key
Ø  Pengecekan duplikasi data
Ø  Aggregasi antara data staging dengan dimensi

Loading
Ø  Populate data yang sudah di aggregasi kedalam tabel Fact
Ø  Format data sudah seragam
Ø  Teknik: langsung, buffer, cache

Ø  Didalam tabel fact tidak terdapat natural key
CodeIgniter + Oracle Database (Remote)
Yes!!!! akhirnya bisa juga, seneng banget pokoknya udah beberapa minggu ngotak ngatik CI biar bisa connect ke Oracle. Setelah banyak artikel dan video yang di tonton, berhasil juga nge-dump wkwkwkwkw

Jadi selain di CI, di Web Server juga harus dikonfigurasi pdo_oci nya
phpinfo


pokoknya urusan sysadmin dah untuk server mah.

conf db CI

$active_group = 'default';
$query_builder = TRUE;
$db['default'] = array(
'dsn' => 'oci:dbname=//IP:1521/SID;charset=UTF8',
'hostname' => '',
'username' => 'root',
'password' => 'root',
'database' => '',
'dbdriver' => 'pdo',
'dbprefix' => '',
'pconnect' => FALSE,
'db_debug' => (ENVIRONMENT !== 'production'),
'cache_on' => FALSE,
'cachedir' => '',
'char_set' => 'utf8',
'dbcollat' => 'utf8_general_ci',
'swap_pre' => '',
'encrypt' => FALSE,
'compress' => FALSE,
'stricton' => FALSE,
'failover' => array(),
'save_queries' => TRUE
);

hilangkan petik ganda di codeigniter/system/database/DB_driver.php
ubah:
protected $_escape_char = '"';
jadi:
protected $_escape_char = '';

coba nge-dump di controllers Welcome.php
public function index()
{
$this->load->database();
$rs = $this->db->get("NAMA_TABEL")->result();
var_dump($rs);
//$this->load->view('welcome_message');
}


sekian ^_^

http://stackoverflow.com/questions/25649581/oracle-pdo-oci-charset-failing
https://www.youtube.com/watch?v=vS_j5OFaYnE
  How To Change Boot Order/Set Default Boot OS In Ubuntu
Just a few steps. Let's start!

this step without GUI Application

1. Open ur terminal (shortcut: CTRL+ALT+T)
2. type this command to let u know menu entry for ur grub

grep menuentry /boot/grub/grub.cfg

if ur laptop/pc dual booting with Windows, the output should be like this:


know ur windows name:


3. make copy ur file with this command:
cp  /etc/default/grub /etc/default/grub.bak

4. edit ur default grub with run this command
nano /etc/default/grub

the output should be like this:



focus on line below:


edit like this:



u can change grub timeout by replace this code:


5. save ur work and update ur grub with this command:
update-grub
and the output should be like this:


and the last step is reboot ur laptop/pc
reboot

thanks for reading
any question? just comment
Cara Memperbaiki windows script host access is disabled on this machine
PERHATIAN : BACA SAMPAI AKHIR dan Rasakan Perjuangan Netizen untuk mengatasi masalah ini. :)
Ternyata step nya sepele, udah berbulan-bulan males cari solusi eh dapet ilham disuruh nyari lagi dan akhirnya ketemu juga.

Step:

Right click smadav on tray icon, and choose Allow Windows Script & Macro (Forever)
Restart PC/Laptop



Jika tidak berhasil silahkan baca sumber berikut:
http://gylang-satria.blogspot.co.id/2016/04/cara-memperbaiki-windows-script-host.html

Thanks udah mampir dan baca.
First App Android: How To Create An Android App With Android Studio (Hello World and Simple Login with Toast)

Here’s the few step to make first app on android studio, just 5 steps. Okay, let’s begin.

1. First, create Main.java for main activity. Here’s the code:

package com.example.helloworld;

import android.content.Intent;
import android.support.v7.app.AppCompatActivity;
import android.os.Bundle;
import android.view.Menu;
import android.view.MenuItem;
import android.view.View;
import android.widget.Button;

public class Main extends AppCompatActivity {

    @Override
    protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        super.onCreate(savedInstanceState);
        setContentView(R.layout.main);

        Button btnNext = (Button) findViewById(R.id.btnNext);
        btnNext.setOnClickListener(new View.OnClickListener() {
            @Override
            public void onClick(View v) {
                onClickNext();
            }
        });

        Button btnExit = (Button) findViewById(R.id.btnExit);
        btnExit.setOnClickListener(new View.OnClickListener() {
            @Override
            public void onClick(View v) {
                finish();
            }
        });

    }

    public void onClickNext() {
        Intent intent = new Intent().setClass(this, LoginActivity.class);
        startActivity(intent);
    }

}

2. Second, put code below to main.xml for main activity interface

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
    <LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    android:orientation="vertical" android:layout_width="fill_parent"
    android:layout_height="fill_parent">

    <TextView
        android:layout_width="fill_parent"
        android:layout_height="wrap_content" android:text="@string/hello_world"/>

    <LinearLayout
        android:layout_width="fill_parent"
        android:layout_height="50dip"
        android:orientation="horizontal"
        android:gravity="center">

        <Button
            android:layout_width="wrap_content"
            android:layout_height="wrap_content"
            android:text="Next"
            android:id="@+id/btnNext"/>

        <Button
            android:layout_width="wrap_content"
            android:layout_height="wrap_content"
            android:layout_marginRight="10dip"
            android:text="Exit"
            android:id="@+id/btnExit"/>


    </LinearLayout>

</LinearLayout>

main.xml

3. Third, create new activity for LoginActivity.java

package com.example.helloworld;

import android.support.v7.app.AppCompatActivity;
import android.os.Bundle;
import android.view.Menu;
import android.view.MenuItem;
import android.view.View;
import android.widget.Button;
import android.widget.EditText;
import android.widget.Toast;

public class LoginActivity extends AppCompatActivity {

    Button btnLogin, btnExit;
    EditText txtUser, txtPass;

    @Override
    protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        super.onCreate(savedInstanceState);
        setContentView(R.layout.login);

        btnLogin = (Button) findViewById(R.id.btnLogin);
        btnExit = (Button) findViewById(R.id.btnExit);
        txtUser = (EditText) findViewById(R.id.txtUser);
        txtPass = (EditText) findViewById(R.id.txtPass);

        btnLogin.setOnClickListener(new View.OnClickListener() {
            @Override
            public void onClick(View v) {
                String txt = "Your username is: "
                        + txtUser.getText().toString()
                        + "\nYour password is: "
                        + txtPass.getText().toString();
                Toast.makeText(LoginActivity.this, txt.trim(),
                        Toast.LENGTH_LONG).show();
            }
        });

        btnExit.setOnClickListener(new View.OnClickListener() {
            @Override
            public void onClick(View v) {
                finish();
                return;
            }
        });
    }
}

4. Fourth, then put this code to login.xml

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    android:orientation="vertical" android:layout_width="fill_parent"
    android:layout_height="fill_parent"
    android:padding="5dip">

    <LinearLayout
        android:layout_width="fill_parent"
        android:layout_height="50dip"
        android:orientation="horizontal">

        <TextView
            android:layout_width="80dip"
            android:layout_height="wrap_content"
            android:text="Username:"
            android:id="@+id/lblUser"/>

        <EditText
            android:layout_width="fill_parent"
            android:layout_height="wrap_content"
            android:id="@+id/txtUser"/>

    </LinearLayout>

    <LinearLayout
        android:layout_width="fill_parent"
        android:layout_height="50dip"
        android:orientation="horizontal">

        <TextView
            android:layout_width="80dip"
            android:layout_height="wrap_content"
            android:text="Password:"
            android:id="@+id/lblPass"/>

        <EditText
            android:layout_width="fill_parent"
            android:layout_height="wrap_content"
            android:id="@+id/txtPass"
            android:password="true" />

    </LinearLayout>

    <LinearLayout
        android:layout_width="match_parent"
        android:layout_height="50dip"
        android:gravity="right"
        android:id="@+id/linearLayout3">

        <Button
            android:layout_width="wrap_content"
            android:layout_height="match_parent"
            android:text="Login"
            android:id="@+id/btnLogin"/>

        <Button
            android:layout_width="wrap_content"
            android:layout_height="wrap_content"
            android:text="Exit"
            android:id="@+id/btnExit"/>

    </LinearLayout>

</LinearLayout>

2

5. Fifth, modify your AndroidManifest.xml like this:

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<manifest xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    package="com.example.helloworld" >

    <uses-permission android:name="android.permission.INTERNET"/>

    <application
        android:allowBackup="true"
        android:icon="@mipmap/ic_launcher"
        android:label="@string/app_name"
        android:theme="@style/AppTheme" >

        <activity
            android:name=".Main"
            android:label="@string/app_name" >
            <intent-filter>
                <action android:name="android.intent.action.MAIN" />

                <category android:name="android.intent.category.LAUNCHER" />
            </intent-filter>
        </activity>

        <activity
            android:name=".LoginActivity"
            android:label="@string/app_name">
            <intent-filter>
                <action android:name="android.intent.action.MAIN"/>
                <category android:name="android.intent.category.DEFAULT"/>
            </intent-filter>
        </activity>

    </application>
<uses-sdk android:minSdkVersion="7"/>
</manifest>

Finally, Run your app with emulator or your mobile device

3

4

you can set textview as a password field for make the text of password to asterisk or dot like the picture above

thanks for reading my blog, any error or something you can comment below

Apa itu IP PBX? IP PBX adalah sistem telepon dengan fitur komplit yang menyediakan panggilan telepon melalui jalur internet (Voice over Internet Protocol). Seluruh percakapan dikirim sebagai paket data melalui jaringan. Teknologi meliputi fitur komunikasi canggih yang sangat efisien dan berkualitas baik.
Perusahaan tidak perlu mengutak-atik alat komunikasi yang sudah ada tetapi dengan adanya IP PBX  dapat melakukan koneksi ke telepon tradisional (Telkom) melalui VoIP Gateway, sehingga perusahaan tetap dapat menyimpan nomor Telkom yang sudah ada.
Bagaimana cara kerjanya?


IP PBX terdiri dari satu atau lebih Telepon Internet SIP, IP PBX Server dan optional VoIP Gateway yang dapat terhubung ke jalur telepon tradisional.
Fungsi dari Server IP PBX hampir mirip dengan Proxy Server.  Anggota mendaftarkan diri ke IP PBX Server dan ketika melakukan panggilan, anggota tersebut akan bertanya nomor telepon klien yang akan dituju.  IP PBX mempunyai directory seluruh anggota yang memungkinkan satu sama lainnya berkomunikasi secara internal ataupun telepon ke PSTN melalui VOIP Gateway.

10 Alasan Migrasi Dari PBX ke IP PBX

1. Lebih mudah untuk di install dan di konfigurasi daripada tradisional PBX.
IP PBX  berjalan menggunakan software dalam sebuah komputer dengan memanfaatkan prosesor seperti layaknya Windows. Pada tradisional PBX dibutuhkan ahli untuk proses install dan maintenance.

2. Lebih mudah di maintenance dikarenakan menggunakan antarmuka GUI/Web Based Systems
IP PBX dapat dengan mudah dimaintenance menggunakan antarmuka webbase, memudahkan dalam routing dan konfigurasi. Sedangkan tradisional PBX membutuhkan teknisi khusus untuk dapat melakukan konfigurasi.

3. Penghematan biaya yang signifikan
Dapat di integrasikan dengan VoIP provider seperti international VoIP provider,  local provider (voiprakyat) sehingga menghemat biaya sambungan langsung jarak jauh maupun sambungan internasional

4. Meniadakan kabel telepon
IP PBX menghubungkan pesawat telepon melalui jaringan standar komputer. Pada installasi gedung baru, tidak dibutuhkan jaringan telepon, cukup jaringan komputer, sehingga dapat lebih mudah apabila pindah tempat.

5. Mengeliminasi ketergantungan terhadap satu vendor.
Dengan adanya protokol standard VOIP, IP PBX bebas menggunakan vendor dengan standarisasi yang sudah di tentukan.

6.Mudah dalam melakukan expansi
Penambahan / upgrade sistem pada tradisional PBX membutuhkan hardware maupun modul yang relatif mahal. Di beberapa kasus anda akan membutuhkan sistem baru untuk dapat memenuhi kebutuhan tesebut. Dengan IP PBX, upgrade dapat dilakukan dengan mudah yaitu dengan menambahkan VoIP telepon pada jaringan yang sudah ada.

7. Layanan pelanggan yang lebih baik & produktivitas
Dengan IP PBX, layanan customer service lebih mudah dan produktif.  Sejak sistem telepon menggunakan komputer,  anda dapat mengintegrasikan fungsi telepon dengan aplikasi bisnis. Sebagai contoh: merekam secara otomatis panggilan yang tidak terjawab.  Telepon keluar dapat langsung melalui Ms.Outlook atau sistem CRM.

8. Fitur yang lebih banyak dibandingkan dengan telepon konvensional.

Dengan adanya IP PBX yang menggunakan software, sangatlah mudah mengembangkan dan memperbaiki fitur.  Kebanyakan sistem telepon VoIP di lengkapi dengan auto attendant, voice mail, ring groups, advanced reporting dan banyak lagi. Fitur ini sangatlah mahal pada sistem konvensional

9. Memudahkan “Hot Desking”
Hot Desking adalah perpindahan sistem dari satu tempat ke tempat lainnya.  IP PBX menggunakan jaringan komputer, sehingga mudah dalam pemindahannya.

10. Fitur SIP Phone
Terkadang untuk setup conference pada telepon konvensional dibutuhkan biaya dan fitur yang canggih. Tidak seperti IP PBX yang memang sudah mempunyai fitur tersebut.



Jalur Lebar

Jalur lebar atau pita lebar (bahasa Inggris: broadband) merupakan sebuah istilah dalam internet yang merupakan koneksi internet transmisi data kecepatan tinggi. Ada dua jenis jalur lebar yang umum, yaitu DSL dan kabel modem, yang mampu mentransfer 512 kbps atau lebih, kira-kira 9 kali lebih cepat dari modem yang menggunakan kabel telepon standar.

Akses internet jalur lebar menjadi pasar yang tumbuh dengan cepat dalam banyak bidang di awal 2000-an; satu penelitian menemukan bahwa penggunaan internet jalurlebar di Amerika Serikat tumbuh dari 6% pada Juni 2000 ke nyaris 30% pada 2003.

Beberapa implementasi modern dari jalur lebar telah mencapai 20 Mbit/detik, beberapa ratus kali lebih cepat dari yang ada pada awal internet dan biayanya juga lebih murah; meskipun begitu biaya dan performa bervariasi di berbagai negara.

Negara dengan penetrasi penggunaan jalurlebar tertinggi di dunia adalah Korea Selatan, di mana 23,17% (data Desember 2003) penduduknya memanfaatkan koneksi jenis ini


Sekilas


Broadband transmission rates Connection Transmission Speed
DS-1 (Tier 1) 1.544 Mbit/s
E-1 2.048 Mbit/s
DS-3 (Tier 3) 44.736 Mbit/s
OC-3 155.52 Mbit/s
OC-12 622.08 Mbit/s
OC-48 2.488 Gbit/s
OC-192 9.953 Gbit/s
OC-768 39.813 Gbit/s
OC-1536 79.6 Gbit/s
OC-3072 159.2 Gbit/s

Jalur lebar sering dipanggil internet kecepatan-tinggi, karena biasanya memiliki kecepatan aliran data yang tinggi. Umumnya, hubungan ke pelanggan dengan kecepatan 256 kbit/d (0,256Mbit/d) atau lebih dianggap sebagai internet jalur lebar. International Telecommunication Union Sektor Standarisasi (ITU-T) rekomendasi I.113 mendefinisikan jalur lebar sebagai kapasitas pengiriman yang lebih cepat dari kecepatan utama ISDN pada 1,5 sampai 2 Mbit/d. Definisi FCC dari broadband sekitar 200 kbit/d dalam satu arah, dan jalur lebar canggih paling tidak 200 kbit/d dalam dua arah. OECD mendefinisikan jalur lebar sebagai 256 kbit/d dalam paling tidak satu arah dan kecepatan ini yang paling diterima di seluruh dunia.

Dalam praktik, jalur yang diiklankan tidak selalu tersedia bagi pelanggan; ISP seringkali memiliki jumlah pelanggan yang lebih banyak dari hubungan yang bisa ditangani, dengan anggapan bahwa seluruh pelanggan tidak menggunakan internet dengan kapasitas penuh dalam waktu yang sama. Strategi ini dapat diterima, namun dengan berkembangnya sistem peer to peer file sharing, seringkali membuat masalah bagi ISP yang memiliki pelanggan lebih dari kapasitas peralatan mereka.

Karena lebar jalur yang diberikan kepada pelanggan terus meningkat, pasar dapat mengharapkan bahwa pelayanan video on demand dapat disalurkan melalui internet akan menjadi semakin populer, meskipun begitu saat ini pelayanan tersebut masih membutuhkan jaringan yang khusus. Kecepatan data dalam kebanyakan jasa jalur lebar masih tidak mencukupi untuk menyediakan video berkualitas bagus, karena MPEG-2 masih membutuhkan 6 Mbit/d untuk hasil yang bagus. Format MPEG-4 menghantarkan video kualitas-tinggi pada 2 Mbit/d, di penghujung akhir kemampuan modem kabel dan ADSL sekarang ini. Format Ogg Tarkin diharapkan dapat menghantarkan performa yang setanding.


Teknologi

Teknologi standar di banyak tempat adalah DSL, diikuti oleh modem kabel. Teknologi yang lebih baru untuk jalur telepon twisted pair seperti VDSL dan hubungan optik fiber. Untuk wilayah yang tidak dicakup oleh layanan kabel, banyak komunitas telah memulai memasang jaringan Wi-Fi.
Internet satelit
!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Internet satelit

Hubungan ini menggunakan sebuah satelit di orbit geostationary untuk meneruskan data dari perusahaan satelit ke setiap pelanggan. Internet satelit merupakan salah satu cara paling mahal untuk mendapatkan akses internet jalur lebar, namun di daerah pedesaan cara ini mungkin adalah satu-satunya cara. Namun biaya terus menurun dalam waktu-waktu belakangan ini dan dapat bersaing dengan pilihan kecepatan tinggi lainnya.
ISP tanpa kabel

Koneksi ini biasanya menggunakan sistem radio Wi-Fi IEEE 802.11 untuk menghubungkan titik yang berjauhan, tetapi juga dapat menggunakan sistem komunikasi radio tenaga-tinggi lainnya.
T-1/DS-1

T-1/DS-1 adalah satu jenis hubungan yang memungkinkan bagi pelanggan di pedesaan yang menginginkan kecepatan jalur lebar, tetapi biayanya sangat tinggi tergantung jarak ke penyedia.

http://id.wikipedia.org/wiki/Jalur_lebar

Jakarta - Mega Bazaar Consumer adalah event yang selalu dinanti penggemar gadget, smartphone  dan produk komputer kembali datang. Tidak ingin ketinggalan momen, Erafone sebagai ritel smartphone besar dan terpercaya ikut meramaikan acara ini selama 5 hari (4-8 Maret 2015) dengan harga khusus yang sudah diantisipasi komunitas gadget seluruh Indonesia.

Pengunjung Mega Bazaar Computer dapat memperoleh berbagai varian smartphone dan tablet dari brand-brand ternama dengan promo-promo menarik seperti cashback, CUCI GUDANG ponsel,  BUY 1 GET 2, gratis item-item menarik hingga hadiah langsung bernilai jutaan rupiah.

Erafone menggelar 2 booth di Assembly Hall, yaitu Booth C dan A8 Cendrawasih Hall. Berikut ini adalah sedikit dari banyaknya Penawaran khusus pameran yang dapat dibawa pulang oleh pengunjung Booth Erafone MBC 2015:

- Samsung Note 4 mendapatkan cashback Rp 500.000 + Koin Emas (kuota terbatas)
- Penawaran Buy One Get 2

Samsung Galaxy S5 dengan cashback Rp 1,1, Juta dan GRATIS Young 2

LG G3 mendapatkan Gratis L20 + Tune Pack + Voucher MAP Rp 250.000,-

Microsoft 535 cashback langsung Rp 100.000 + tambahan cashback hingga Rp 1 Juta (by lucky dip)
- Harga iPhone 6 hanya Rp 9.999.000,-

- OPPO R5 Free pulsa Rp 1,2 Juta + Free Lucky Dip

- Acer Jade Cashback 900 ribu dengan free flip cover dan Anti Gores

- Asus Zenfon 5 Lite Cashback Rp 100.000,-

- Lenovo S90 (Livo) cashback Rp 500.000 + free shopping voucher Rp 200.000,-

- Polytron Q Five R1500 harga special hanya 949,000 saja

Dan brand-brand ternama lainnya seperti Asus, Xiaomi, BlackBerry juga digelar di Booth Erafone.

Menariknya lagi, keuntungan lebih dapat diperoleh bagi pemegang kartu kredit bank rekanan Erafone yaitu BCA, Citibank, BRI, BNI, BII, CIMB Niaga, Danamon, Mega, HSBC, dan Mandiri dengan Tambahan cashback hingga Rp 500.000,- dengan fasilitas cicilan 0%.

Bagi yang ingin mengincar HP murah berkualitas, Cuci gudang di Booth Erafone C adalah pilihan yang sangat luar biasa dengan Potongan harga smartphone brand brand ternama hingga 80%.

Selain itu masih banyak fasilitas yang yang sudah ditunggu-tunggu pengunjung seperti penawaran menarik untuk yang belum mempunyai simcard atau layanan paket data internet. Booth erafone disupport dengan promo dan pelayanan dari Telkomsel, Indosat dan XL. Dan masih dapat melindungi gadget baru dibeli tersebut dengan layanan ponsel proteksi kerusakan fisik dan cairan.

Semua penawaran tersebut mengikuti syarat dan aturan kuota yang yang sudah ditetapkan, diinformasikan bahwa pengunjung yang sudah antri terlebih dahulu akan berkesempatan mendapatkan promo yang terbatas tersebut.

Siap berburu smartphone di Mega Bazaar Computer 2015? Silahkan saja kunjungi booth Erafone di Hall A JCC Senayan Lot C dan A8 dan booth Samsung by Erafone di pintu masuk Prefunction Hall.

Sumber
Copyright © 2015 JanuriDP's Blog All Right Reserved
Created by Dicky Bust Powered by Blogger